Monday, September 25, 2017

Saya capek. Move on itu melelahkan.

Beberapa waktu lalu, saya mengadu kepada sahabat saya.
"Aku capek move on."
Pulang kerja, seharian depan layar, setelah pulang kantor masih nyempetin buat olahraga di fitclub 1-2 jam. Pulang dari fitclub pun lelah sangaaattt.

"Aku capek. capek capeekkkk." Keluhku...
"Gpp, move on mu kearah positif kok. Kan endorfin bertambah sewaktu kamu berolahraga dan berkeringat. Daripada pulang sampe rumah suntuk, malah stalking yg gak gak", katanya.

Iya, aku butuh pengalihan dari "patah hati" yang berkepanjangan ini. Memang, semua ini pasti berlalu. Tapi, cara yang ditempuh, dilalui adalah kuntji. Apakah, dilalui dengan dikelilingi energi negatif setiap hari, atau dengan menambah energi positif setiap hari ?

Iya, setiap hari masih selalu mengeluhkan hal yang sama. Move on aja susah bener, capekkkk makkkkkk...
Setidaknya aku mendapatkam energi positif dari orang2 disekitar.

Terimakasih, kamu memberikanku kesempatan untuk memikirkan diri saya sendiri saat ini :)
Aku masih belajar ikhlas.
Susah dan melelahkan.

Wednesday, August 30, 2017

Penyangkalan.


Kadang aku masih melakukan penyangkalan, ketika aku berkata pada diri sendiri, "aku sangat membencinya, aku menginginkan dia merasakan apa yang juga saya rasakan".
Namun dipikiran yang lain, "aku masih mencintainya, aku sangat menginginkan dia berada disisiku".

Sakit, terpuruk, kesepian tentunya.
Dimana, hampir dalam 2 tahun terakhir hari-hari selalu ditemani olehnya.

Masih sesekali melakukan penyangkalan dengan menyalahkan diri sendiri,
Apakah dulu, aku terlalu mengekangnya, sehingga dia berfikir untuk pergi?
Apakah aku terlalu ingin tau semua permasalahan hidupnya, sementara dia sendiri tidak suka ditanya tanya ?
Apakah karena aku pernah diam-diam mengganti foto profile BBMnya dengan foto kami berdua agar teman-temannya tahu bahwa kami bersama - sementara aku sendiri tidak pernah mengganti foto profile BBM dengan dia dan membiarkan teman-teman BBMku tahu bahwa kami bersama ?
Apakah karena aku tak memperkenalkan dia dengan semestinya, ketika dia berkunjung kerumah dengan teman-temannya  ? dan aku hanya mengenalkannya sebagai teman.
Apakah ? apakah ? apakah......................................

penyangkalan - penyangkalan itu terus - terus dan terus datang.
satu persatu.
datang.
pergi.
kemudian datang lagi.
kemudian esok hari datang lagi :(.
tiba-tiba datang, ketika aku tak melakukan kegiatan apapun.
iya . jelas. ketika aku sendiri, dan kesepian itu datang.
Kadang dibarengi dengan air mata, kadang dengan amarah, dan lebih sering dengan perasaan sedih.

Hari demi hari tetap aku jalani lagi, sampai tertuanglah disini.
Hari dimana aku memikirkan hal hal ini,

Aku telah melihat, senyum kebahagiaan terpancar disenyumnya.
Dia sudah terbiasa tanpaku. Aku harus melepaskannya dengan ikhlas. Dengan lapang dada. Membiarkan kebahagiaan datang kepadanya.
Dan, aku harus dan bisa memulai kembali dan menoleh kedepan tentu tanpa ada dia lagi.

Lihatlah senyumnya untuk terakhir kali, dia sudah bahagia.
Pejamkan mata, kamu melihatnya lagi. Dia tersenyum...
Jangan menghalangi kebahagiaannya. Biarkan dia pergi.
Kalaupun tidak bisa dengan cepat, biarkan dia pergi pelan - pelan, ketika dia melihat kebelakang,saya akan berikan dia senyuman.
Saya akan berkata "Pergilah, aku sudah melepaskanmu dengan senyuman. Ini berat. Sangat berat. Tapi aku akan terbiasa".

Aku tak sabar menanti waktu ketika kami berjumpa kembali, aku membayangkan akan tersenyum kepadanya.
Tersenyum melihat kebahagiaan terpancar dari wajahnya dan bergandengan tangan dengan seseorang yang sangat ia cintai disebelahnya, seseorang yang menemani ketika ia makan, merawatnya dengan baik ketika ia sakit, berada disisinya ketika ia membutuhkan pelukan hangat, ada ketika ia terjatuh dan membantunya terbangun kembali dengan cinta yang tulus. 

Tentu, aku harus tersenyum melihat itu bukan ?  :)

Aku mencitaimu, berat memang dan aku melepaskanmu untuk melihatmu bahagia.

30 agustus 2017

Thursday, August 10, 2017

Sometimes

I am still in pain, when i see your pictures, our pictures, our memories.

Even we have memories which full of fighting, but we have a lot of sweet memory too.


Kadang, aku masih melihat gambaranmu, ketika kamu menyisir rambut yang masih basah,
ketika kamu memencet hidungku di depan kaca,
ketika kamu mengoleskan lotion di kaki, terutama dibagian mata kaki,
caramu mengikat tali sepatu, caramu menghembuskan asap rokok berlawanan dari tempatku duduk,
caramu berbicara,

Tukah kamu, aku senang melihatmu ketika kamu berbicara, bercerita,
ketika kamu berbaring, aku senang melihat wajahmua, menyentuh bibirmu, alismu,
aku benar benar merindukan semua hal-hal kecil tentangmu,

Aku tau, kita sudah berpisah.
( tak mungkin bertemu lagi (?) )
Tapi selama ini, tak pernah sehari pun terlewat tanpa namamu disebut diingatanku.
Aku menjalankan hari tanpak biasa, namun kamu selalu singgah,
entah saat bangun, saat berangkat, dijalan, makan, saat berolahraga, ataupun sebelum tidur.
Selalu ada kamu, selalu.
Terkadang aku masih memanggil namamu sesaat sebelum tidur, dan juga masih sering singgah di mimpiku.
Namun, ketika hal itu terjadi, pagi hari akan terasa berat. Aku menyesal telah terbangun.
Karena hanya disitulah aku bisa bertemu denganmu secara langsung.
Aku dapat melepas kerinduan yang berhari hari lamanya tepat dihadapanmu.

Entah, kapan kamu membaca tulisan ini,
kapanpun, berkali kali aku ingin menulis ini, tapi belum sanggup.
Akhirnya aku memberanikan diri lagi, menulis hal hal tentangmu.
Karena ketika aku mengingat hal hal detail tentangmu, akan membuatku meneteskan air mata,
seperti yang kulakukan hari ini.
Sambil tersenyum aku mengingat hal-hal manis tentang kita, tentang mu.

Sampai jumpa lagi, kenangan.
Pasti akan disambung lagi, sampai aku benar benar terbiasa.

Friday, August 4, 2017

Masih Pagi

Seringkali terbangun dengan masalalu,

Pertemuan pertama kami tidaklah begitu manis, dan tak seistimewa coklat silverqueen yang selalu diberikan ketika berkencan. Masih biasa.
Dua orang asing yang sengaja janjian untuk bertemu dengan tujuan menonton jurasic world.
Perkenalan langsung kami dimulai dengan obrolan kecil di stand es krim pot - yang rasanya biasa aja, beli karna kemakan iklan kekinian. haha -
Dari mana ?
Masih kuliah ?
Angkatan berapa ? ehee... ternyata brondong...
Udah mau jam 7, yuk berangkat ke XXI. Ngeng.......
Malam diakhiri dengan santapan gudeg pawon antrian panjang dan terkenal itu.
Kami, mengobrol dengan santai...
Seminggu kemudian, dua orang asing ini bertemu kembali.
Coklat. Lagi-lagi saya diberikan coklat.
Ngeng... berangkatlah untuk menonton minions. Kali pertama mendengar dia tertawa lepas (Amplaz 21).
Masih biasa...
Malampun diakhiri dengan santap malam di kampung kuliner pringwulung.
Masih biasa...
"Kak" panggilan yang saling kita ucapkan kala itu..

Hampir 1,5 tahun berlalu, kita baik baik saja,
Sampai akhirnya, terpisah karena saya pulang kampung,
Jarak demi jarak semakin terlihat, beda ini, beda itu,
tapi, saya rasa itu tak masalah... iya, hanya satu pihak yang tak berkeberatan.
Disitulah masalah dimulai.

Aku pernah mengingat, kamu berkata,
"Nanti, suatu saat, siapapun yang datang dihidupku setelah kamu,
aku akan serius, berkomitmen." Katamu, dan aku mengiyakan.

Aku sering berkata, jangan cepat melupakan aku ya, sambil bercanda. Tapi sedih juga..

Akhirnya.... kamu bertemu dengan dia.
Dia
yang kamu ceritakan kisahnya ketika nanti aku melepasmu.
Dia
yang sudah kamu pikirkan ketika nanti aku pergi.
Dia
yang akhirnya datang,lebih cepat dan kamu merealisasikan cerita
yang kamu ceritakan padaku
kemudian akhirnya melengkapi kisah itu.

Kamu dan dia, akhirnya bersatu.


Aku ?
Masih berdiri disini,
kadang masih menerka nerka,
kadang berusaha menerima semua ini,
kadang, aku masih seperti dulu,
seperti yang kamu tahu.

Monday, May 29, 2017

Untuk Seseorang

Did you know ?
- i still missing you ? - wed, july 19, 2017. 22.25.

- now i know, you just fallin in love with her. - wed, Augst 230, 2017. 17.07

Monday, July 18, 2016

Rumahku

Jika ..
tempat, yang kusebut rumah. apapun itu,
tak lagi dirasa adalah rumah,
dimana...
ketika pulang, merasa gelisah
ketika pulang, merasa sedih
ketika pulang, merasa was was
ketika pulang, merasa tak nyaman lagi ?
ketika pulang, tak bahagia ?

mengapa tak segera pindah ?

tak berdaya ?
menunggu waktu yang tepat ?
sayang-untuk-ditinggalkan ?
malas pindah-pindah ?

kapan, rumahku dan rumahmu menjadi satu-selamanya ?
tempatku membagi suka dan duka
tempatku ingin selalu pulang
tempatku melepaskan lelah
tempatku agar kembali segar
tempatku untuk selalu merindu

- @madeorakarik yang sedang galau, dan akan menginjak usia 25th tapi belum bisa blablablablablablablabalbalbalbalablablabalbalablablablabla

Monday, May 2, 2016

Untuk sahabat.

Hari ini aku tersadar,
Hampir Dua tahun kita tak bertemu.
Bertegur sapa dapat dihitung dengan jari.
5tahun kebersamaan kita, kamu tau semua kisahku.
Hampir dua tahun aku tak bercerita tengang Aku. Tentang keAkuanku. Tentang kisah-kisahku.
Kamu tahu pasang surut hatiku. Kamu tahu segalanya.

Setahun-hampir dua tahun belakangan ini, aku selalu menyesali perbuatanku. Hal yang membuat kita terpisah. Padahal 5 tahun sebelumnya kita baik baik saja dengan keadaan itu.

Hari ini, aku benar benar merindukanmu.
Ternyata aku rindu berbagi kisah denganmu. Masih seperti dulu, kamu sahabatku. Banyak cerita ingin kubagikan, kamu yang mendengarkan setiap ceritaku yang kekanakan dan memberi saran yang menyejukkan. Seperti hari kemarin. Ketika aku memberanikan diri menyapamu lewat pesan singkat "Oi ......".

Ternyata aku sangat merindukan persahabatan kita.

Hati itu ladang Drama

Hati itu ladang drama bukan ladang asmara.

Sering dengar, "kamu itu kebanyakan drama !!!"
Kalo lagi kangen, tapi doi malah sibuk ? jeng jeng jeng.... dramaaa
Kalo lagi moody (pms, banyak kerjaan, dll dll), doi jemputnya telat ? jeng jeng jeng.... dramaaa
Seharian ga ada kabar, mau nelpon malem, eh tapi malah ditinggal tidur ? .... dramaaa

Menulis curhatan sambil tertawa sinis sama diri sendiri. WHYYYY ? Ternyata saya sendiri adalah sutradara sinetron eFTiVi yang kehabisan ide.
Skenario monoton, itu-itu aja ! Sepintas juga sempat terpikir, bukankah suatu hubungan akan berjalan dengan baik bila terjalin komunikasi yang lancar ?
Tapi kenapa sebuah dramaaa tidak termasuk dalam kategori-komunikasi dalam suatu hubungan ? - Yaiyalah, komunikasinya kalo lagi dramaaa itu kebanyakan KODE, woi, banyak yang ga bisa baca KODE kode kamu tauuuu!!! Elu kira semuanya programmer ? haahhh ????
Satu lagi, ada si EGO. Ego sialan itu juga nentuin berjalan baik atau tidaknya suatu hubungan. Ego,yang bikin pasangan ga ngasi kabar / nelpon / sejenisnya bakal di balas dengan hal sama, kalo engga dikabari / ditelpon / sejenisnya terlebih dahulu sama pasangan yang (pengalah) (?).
Ego, yang bikin kamu tertawa sinis saat-saat mengenang dramaa lama. Ego, yang bikin kamu berpikiran positif atau negatif ke pasangan. Ego, dialah sumber segala gala gala galanya.

Eits, tunggu dulu. Hati ditambah Ego, adalah sebuah kehancuran. Kenapa lagi ? ah ?? busuk amat sih curhatan kali ini bahasanya.
Hati yang terlalu posesif, ditambah ego labil adalah kunci dramaaa kebanyakan (drama FTV anak abg). Plus, bisa nyaingin serial -cinta fitri- bahkan -tersanjung- juga bisa kalah. Bikin gregetan karna uda bisa nebak ending cerita yang NGEHEK. Ceritanya kadang gak nyambung, ga beralasan, gak masuk akal dst, pengen ncabik ncabik pemainnya yawwwlaaaaaaaaaa

Tapi, kalau hati ditambah ego yang terkontrol, terjalinlah suatu hubungan yang baik plus bonus sebuah komitmen !!!

Kamu masih suka dramaa ?????????

Wednesday, March 9, 2016

Senang mengenang masa lalu

Masa lalu ?
Apa salah bila mengenangnya selagi senang ? Tidak
Apa salah bila mengenangnya selagi sepi ? Iya
Ah, kalau berhubungan dengan sepi, sedih, dan hal-hal negatif lain, banyak kambing hitam disana.
Sepertinya begitulah dunia ~
Curhat sebentar yuk !
Masa lalu, ada yang membuat tersenyum, berkaca-kaca, tertawa, mengumpat, bahkan berlinang air mata bukan ?
Kekonyolan-kekonyolan kadang membuat kita tertawa, kadang mengumpat tidak jelas karena malu sendiri. Hehe
Kesalahan, perlu diikhlaskan... Let it go ~
Masa-masa indah ? Like fallin in love dan sejenisnya, atau patah hati, ah .... Kalau dibahas, nanti muncul pertanyaan. "Belum bisa move on ?"
Kapan patah hati terakhir, kapan patahin hati orang terakhir, inget ga ? Hayo.... Inget donk. Trus, kapan jatuh cinta terakhir ?
Sepertinya, tak ada kata terakhir kalau berhubungan dengan 'cinta'2an.
Kayaknya, akhir2 ini, blog ini isinya curhat semua ya ? Yha kali, kesampaian nulis trus posting disini ya pass lagi agak nggalau kok :)) wajar la, isinya curhat - cinta2an semua. Uhuk
Mr.E, +- 5 tahun, kayaknya kt ga pernah ketemu ya.
Mr.T, ah, entah kapan kita menjadi teman lagi.
Mr.G, segera kita bersahabat lagi ya...
Mr.TD, haiiiiiii.........
Mr.X, kamu masih nunggu aku ? (ngarep)
Salam untuk kalian semua, dari hati yang belum dewasa ini. Doakan aku segera untuk sedikit menjadi bijak ~

Monday, December 7, 2015

Kutitip Rindu Sebentar

Rindu sedang tak bersahabat
Bukan karena sedang ngambek atau cuek
Tapi karena belum terbiasa
Tidak bertatap, sepatah katapun belum didengar sejak minggu itu
Rindu juga belun terbiasa, menitip pada hati terlalu lama

Hati ingin mengingat hari ini
Karena selalu berdebar ketika rindu tiba
Masih berdebar. Seperti dulu, seperti yang kamu tahu.
Entah sudah berapa lama, hari ini debaran itu semakin meningkat
Biarkan mengalir, ntah nanti menjadi kering atau semakin deras, biarkan
Jangan tanya lagi,
Kenapa harus cemaskan hari esok ?
Hati dan rindu tak terpisahkan

Rindu, oh jangan terlalu lama merindu
Jika sedang belajar untuk merindu, setiap hari, biarkan egois sesaat
Menabung rindu, menampung rindu,
Sesekali, juga maafkan hati bila tak mampu menampung rindu, apalagi berlama lama.
Jika rindu terobati dengan bertemu, biarkan dia menginginkannya
Katakan dengan keras.
Jika hati sedang lelah, bukan berarti tak inginkan ada rindu lagi
Hanya beristirahat sebentar, sebentar saja, Sayang.
Esok setelah bangun pagi, datanglah rindu, untuk hati yang kutitip padanya.

Sudahkah menitipkan rindu hari ini?
Pada siapa ?
Rindu sebentar untukmu, T D .

Monday, September 14, 2015

Melagu

Chick and Soup


Favorite Afternoon
Album : Singgah


A gulp of sweet and warm tea
For this afternoon full of glee
And you here beside me
With those smile and the voice
We're sitting at the terrace
Enjoying the orange sky
through those cups of tea
The conversation flows

Aku Suka Kamu

Aku suka kamu
Aku suka kamu, terserah kamu selanjutnya gimana.
Aku suka kamu, kamu mau jadi pacar aku ?
Aku suka kamu, tapi aku ga mau hubungan yang lebih selain sebagai temen.
Aku suka kamu, tapi aku masih punya pacar.
Aku suka kamu, sedari dulu.
Aku juga suka kamu,
Aku juga suka kamu, kita jalanin aja dulu.

Thursday, September 3, 2015

Mengisi Libur Panjang


Siapa yang tak suka libur panjang ?
Aku selalu mendambakan libur panjang
Tugas bisa ditunda, main didahulukan atau tidur sepuasnya.
Nikmat ya.

Kali ini libur panjangku tidak demikian.
Sumuk kalau memikirkannya.
Sepertinya ini sindrom malas-able mahasiswa tingkat akhir.
Ah, akhirnya aku merasakannya.
Walaupun tak seperih patah hati, tapi ini cukup perih.

Wednesday, August 26, 2015

Salam untuk kamu

Apakabar ? Semoga baik.
Kamu tau? Aku ga usah basa basi aj kali ya.

Kamu tau? Beberapa hari ini, aku mimpiin kamu terus. Bingung sih harus bajimana. Tiap pagi ngelucu mulu bawaannya. Baru bangun pula. Belum juga minum segelas air putih dari galon aquuuaa. Kalo diiklan kali ini, ngehitzny gini... #adaAqua ?
Susah ya bawa lelucu kemana2. Belum latian jadi standUp komedian sih soalnya.

Kamu tau? Aku pengen ngomong. Ini lucu. Tapi ini muncul gitu aja, scriptnya masih kacau, mentor buat benerin juga belum ada. Ini belum siap buat di standUp-in, apa kamu juga ngerasain hal lucu macem gini? Kalo aku standUp-in, kamu bakal tertawa terbahak-bahak ga ?

Saturday, December 6, 2014

Jatuh Cinta Itu Biasa Saja

Jatuh cinta itu biasa saja ketika membalas pesan singkat sambil tertawa atau senyum.
Jatuh cinta itu biasa saja ketika berjalan sambil bergandengan tangan.
Jatuh cinta itu biasa saja ketika ngobrol sampe paket telpon habis.
Jatuh cinta itu biasa saja ketika tidak sabar untuk bertemu.
Jatuh cinta itu biasa saja karena setiap hari ingin selalu bertemu.
Jatuh cinta itu biasa saja seperti lagunya Efek Rumah Kaca ...
Kita berdua hanya berpegangan tangan 
Tak perlu berpelukan 
Kita berdua hanya saling bercerita
Tak perlu memuji

Kita berdua tak pernah ucapkan maaf 

Tapi saling mengerti 
Kita berdua tak hanya menjalani cinta 
Tapi menghidupi
 

Ketika rindu, menggebu gebu, kita menunggu 

Wednesday, January 1, 2014

this is it

Saya tau, saya cuman pingin jalan-jalan. Jalan kesana, jalan kesini. Sama kamu, iya sama kamu. Kamu yang bisa saya ajak jalan-jalan. Hehe
Gak ribet, gak usah banyak rencana. Kita jalan aja.

Punya list banyak banget... Yuk cek satu satu . Sambil ngedata Provinsi/Kota dari Sabang sampai merauke.
***
Aceh
Medan
Padang
Pekanbaru
Tanjung Pinang
Jambi
Palembang

Wednesday, November 13, 2013

...

Canduku, pada Hujan


malam ini diselimuti kesejukan, yang kau buat
kesejukan yang selalu mengingatkanku
akan kehangatan yang t'lah diberikannya
saat kita melewatinya berdua,
duduk didepan sebuah toko tutup
menantinya reda
...
malam semakin larut,
tak terasa.. begitu banyak cerita yang kita bagi
tak terlalu peduli, apakah dia sudah berhenti atau belum
kehangatan itu membawaku untuk lebih mengenal sosokmu
dan mungkin juga sebaliknya
aku menyukai hari itu
dimana hanya ada aku, kamu, dan dia
mengakhirinya adalah sebuah cerita indah yang selalu kuingat
...
sosok kamu adalah tak tergantikan disini
setiap harinya, begitu banyak sosok-sosok yang seperti kamu dan aku
namun itu bukan kamu dan aku, sedikit berbeda, tetapi sedikit sama
ada yang baru memulai cerita seperti kamu dan aku
ada yang sudah melangkah jauh kedepan
ada yang berlari kebelakang, berlalu
dan kamu akhirnya menemukan cerita indah baru
....
terimakasih, hujan
kau selalu membuatku sesekali merindukan cerita itu
kau membuat sosok kamu menolak untuk dilupakan
serta masalalu yang membuatku lebih tangguh dari yang lain
ketika sosok kamu tak kutemukan disini lagi

......

Saturday, November 9, 2013

Quote Perjalanan

Quote perjalanan ini saya dapat dari blog agustinus wibowo seorang travel writer , @avgustin88 . Saya kutip kembali disini, ya, karena saya suka quote-quote tersebut :) 


Perjalanan sebenarnya adalah proses menumbukkan fantasi dengan realita, sering kali diiringi kecewa ketika fantasi demi fantasi rontok berguguran.
Perjalanan bisa jadi pelarian dari rasa takut, bisa pula pencarian untuk menemukan cara membunuh takut.
Perjalanan bukan hanya berpindah, tapi juga untuk berhenti.
Perjalanan mengajarkan musafir bersyukur untuk setiap tetes embun dan embusan napas, untuk setiap berkas sinar dan desau angin, ledakan tawa dan persahabatan.
Perjalanan membuatku menikmati kebahagiaan, yang hanya sendiri aku rasakan, dan mungkin justru menyisakan kesedihan dan kerinduan pada setiap orang yang kutinggalkan.
Di awal perjalanan, kisah berpusat pada “aku” dan selalu “aku”, namun perlahan-lahan si “aku” meredup, berganti dengan "mereka".
Perjalanan adalah sebuah point of no return. Tak ada istilah kembali ke sedia kala. Setelah melewati perjalanan panjang ini, segala sesuatunya tak akan pernah sama lagi.
Perjalanan adalah melihat rumah sendiri layaknya pengunjung yang penuh rasa ingin tahu, adalah menemukan diri sendiri dari sudut yang selalu baru, adalah menyadari bahwa Titik Nol bukan berarti berhenti di situ. 
copyright : agustinuswibowo.com

Memorir Bukan Biografi

Memoir . Apa itu memoir ? katanya , memoir itu menyodorkan hidup kita buat pembaca.

Ketika saya belajar bagaimana cara melakukan pekerjaan rumah, dimana hal tersebut saya pelajari dari rumah orang lain atau hanya melihat  orang-orang sekitar melakukan pekerjaan rumah. Mungkin ini juga disebut memoir, memoir buat saya, dimana saat ingin mempelajari sesuatu, tidaklah harus terlibat langsung terhadap sesuatu tersebut, pengetahuan juga bisa didapet dari sebuah pengamatan atau mendengarkan. Ah, apalah memoir itu, saya hanya ingin menarasikan yang ada dipikiran pagi ini.

Banya hal yang tidak saya pelajari tentang rumah, ketika berada dirumah.  Banyak hal yang saya pelajari tentang rumah, ketika saya berada jauh dari  rumah. Memang, rumah bisa diartikan, "dimana saja" yang membuatmu nyaman. Termasuk ketika berada dihati seseorang. #ceileee :)) Ada juga yang bilang, rumput tetangga lebih hijau dari rumput kita. Benar sih, tapi tunggu dulu.. coba mundur beberapa langkah, dapat dilihat kan, rumah kita ga kalah hijau. Jangan membandingkan rumput tetangga ketika masih berada didalam rumah. Bandingkan,  ketika agak sedikit menjauh beberapa langkah, dan.... rumah kita juga hijau *tergantung juga sih, kamu nanem rumput dirumah apa engga* wakakaka bercanda

Friday, November 1, 2013

rectoverso, cinta yang tak terucap

Rectoverso, sebuah film yang diangkat dari novel dengan judul sama 'Rectoverso', karya Dewi "Dee" Lestari. Rectoverso itu sendiri menggabungkan 11 lagu dan 11 cerita pendek dalam satu kesatuan. Yang menceritakan tentang kisah percintaan yang bertepuk sebelah tangan. 5 dari 11 cerita pendek tersebut yang diangkat ke dalam Layar Lebar dalam bentuk film ombinus, yaitu Curhat Buat Sahabat, Malaikat Juga Tahu, Hanya Isyarat, Cicak di Dinding, dan Firasat.
Semua soundtracknya juga ada dalam album yang bernama sama, dalam album tersebut terdapat 11 lagu. Salah satunya - malaikat juga tahu - .

Malaikat Juga Tahu

Lelahmu jadi lelahku juga
Bahagiamu bahagiaku pasti
Berbagi takdir kita selalu
Kecuali tiap kau jatuh hati

Kali ini hampir habis dayaku
Membuktikan padamu ada cinta yang nyata
Setia hadir setiap hari
Tak tega biarkan kau sendiri
Meski seringkali kau malah asyik sendiri