Nanoteknologi adalah rekayasa sistem fungsional diskala molekul. Perpaduan antara cara kerja dan konsep yang lebih maju. Dalam pengertian aslinya, mengacu 'nanoteknologi' dengan kemampuan diproyeksikan untuk membangun item menggunakan teknik dan alat-alat yang dikembangkan untuk menjadi lengkap, dan mempunyau kinerja produk yang tinggi dengan design nano.
Tuesday, January 18, 2011
Sunday, January 16, 2011
Belajar Java
Menunggu awal kuliah semester 4, memang sangat membosankan. Biasanya sih orang bilang "menunggu itu membosankan" --> emang bener. Jadi iseng2 nyoba java, kan sem ini ak mw belajar PBO (pemrograman berorientasi objek).. ya biar tau dasar2nya lah :D
Friday, September 17, 2010
Apakah Sukses itu???
Apakah SUKSES itu?
Sering dan banyak tertawa ;
Mendapat rasa hormat dari orang pandai
dan rasa kasih dari anak-anak ;
Meraih penghargaankritikus yang jujur
dan tabah menghadapi penghianatan teman palsu;
Menghargai keindahan;
Menemui sifat baik dalam diri orang lain;
Membuat dunia lebih baik, entah dengan anak yang sehat,
sepetak kebun atau kondisi sosial yang lebih baik;
Mengetahui bahwa seseorang telah hidup lebih mudah
karena keberadaanmu;
Itulah arti SUKSES :)
Sering dan banyak tertawa ;
Mendapat rasa hormat dari orang pandai
dan rasa kasih dari anak-anak ;
Meraih penghargaankritikus yang jujur
dan tabah menghadapi penghianatan teman palsu;
Menghargai keindahan;
Menemui sifat baik dalam diri orang lain;
Membuat dunia lebih baik, entah dengan anak yang sehat,
sepetak kebun atau kondisi sosial yang lebih baik;
Mengetahui bahwa seseorang telah hidup lebih mudah
karena keberadaanmu;
Itulah arti SUKSES :)
Wednesday, April 7, 2010
"Tikus Mati Iing Lumbung"

Mural adalah cara menggambarkan atau melukis di atas tembok, media dinding atau permukaan luas yang bersifat permanen. Selain membuat tampilan dinding menjadi lebih berunsur seni dan bukan hanya sekedar corat coret biasa, mural juga mempunyai makna atau pesan moral yang disampaikan melalui sederet gambar yang di lukiskan. Gambar mural yang saya ambil adalah di sekitaran jembatan layang Jembatan Lempuyangan.Dalam gambar ini terlihat dua orang yang berdiri memakai pakaian rapi, berjas dan satunya lagi pastinya orang pemerintahan serta memakai aksesoris jam pula. Serta terdapat seorang yang berbaring di tumpukan padi-padi. Orang yang diatas mungkin mereka sedang berdiskusi ntah apa yang sering mereka bicarakan. Dan mungkin berbicara tentang rakyat “mungkin bukan lebih berbicara tentang kesejahteraan rakyat kecil” namun lebih berbicara tentang mensejahterakan diri sendiri di tengah situasi sumber daya alam Indonesia yang kata orang “kaya”. Orang pemerintahan membicarakan sesuatu dengan para investor (yang memakai jas biru) untuk mengexploitasi sumber daya alam Indonesi sendiri,
STEREOTYPE
Stereotype orang Bali
Bali yang eksotis dan erotis. Seseorang memberi cap eksotis terhadap sesuatu karena orang itu berada di luar wilayah sesuatu yang dianggapnya eksotis, yang notabene baru dikenalnya. Dengan kata lain, jarak budaya menjadi salah satu penentu klaim eksotis. Penentu lainnya adalah subjektivitas atau cara pandang seseorang, serta pengaruh subjektivitas atau cara pandang orang lain terhadap seseorang itu.
Pemahaman atas strategi pencitraan yang selama ini diterjemahkan melalui televisi, info pariwisata ataupun cerita dari mulut ke mulut tentang Bali yang eksotis seringkali menjadi bias ketika orang luar Bali (atau bahkan masyarakat Bali sendiri) menemui realita yang tak sejalan dengan apa yang didengung-dengungkan. Realita tentang Bali yang feodal, Bali yang gamang, Bali yang fundamentalis, bahkan Bali yang penuh praktek kekerasan.
Subscribe to:
Posts (Atom)